Untukmu Hidup

Kita ditakdirkan untuk bersama didunia ini, segala sesuatunya mengalir begitu saja tanpa ada yamg tahu akan kemana kita akhirnya. Hari-hari telah kita lalui bersama satu, dua, tiga tak terasa sudah ribuan hari kita lewati bersama, dengan segala dinamika yang ada kita tetap tumbuh dan jalan bersamaan. Kita tumbuh bersama, dengan segala keterbatasan ilmu, kita terus belajar bersama agar terus bisa bertahan di kerasnya kehiudpan ini, kita sama-sama  mengerti akan keadaan yang ada, kita sama-sama memahami bahwa hidup ini harus dimengerti, harus dipahami, bukan untuk dilawan, bukan untuk ditentang bukan jua untuk ditinggalkan. Kita sadar bahwa kita akan terus bersama entah sampai kapan dengan batas waktu yang tak ditentukan kita akan selalu bersama. Esok, lusa minggu depan atau mungkin tahun depan aku tak perduli yang terpenting aku sadar aku tumbuh, aku hidup, aku bebas, aku ceria bersamamu, dan kita adalah gambaaran yang tepat untuk menjelaskan seperti apa itu hidup, seperti apa itu indahnya dunia, karna kita sederhana cukup berdua dan tak seorang pun yang bisa mengintervensi kita. Kita adalah kehidupan yang harus terus dijalani, kita akan selalu ada selama nafas ini masih terus berhembus, selama jantung masih berdetak kita akan bersama. Banyak pujian yang datang, namun tak sedikit pula caci maki yang kita terima sampai sesuatu perasaan menyadarkn kita bahwa kita adalah dua insan, dua hati, dua fikiran, dua jiwa, maka dari itu kita akan selalu menerima itu dari hidup ini. Untukmu hidup kita berterimakasih mengajarkan kami banyak arti, kita berdua telah mendefinisikan kehadiranmu, sesuai dengan yang kita ketahui, sesua dengan yang kita pahami secara bersama. Untukmu hidup kita ucapkan terimakasih...



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Softskill pencemaran limbah plastik

Sistem Pemilu Di Indonesia