Proposal Kerja Praktek



PROPOSAL KERJA PRAKTEK INDUSTRI
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI DI PT. MASSCOM GRAPHY DALAM UPAYA MENGENDALIKAN TINGKAT KERUSAKAN PRODUK MENGGUNAKAN ALAT BANTU STATISTIK
PT.  MASSCOM GRAPHY TBK



Oleh:
Nama   : RACHMAD FADLI
Kelas   : 3ID04






JURUSAN TEKNIK INDUSTRI
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
2015
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI DI PT. MASSCOM GRAPHY DALAM UPAYA MENGENDALIKAN TINGKAT KERUSAKAN PRODUK MENGGUNAKAN ALAT BANTU STATISTIK
PT.  MASSCOM GRAPHY TBK



PROPOSAL PRAKTEK INDUSTRI

Sebagai salah satu syarat untuk melaksanakan kerja praktek pada
Jurusan Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri,
Universitas Gunadarma



Oleh:
RACHMAD FADLI
37413077


Depok, 17 Desemberr 2015

Disetujui oleh:
Dosen Pembimbing



(…………………………..)





I.                   TEMA
PENGENDALIAN MUTU

II.              JUDUL TUGAS
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUKSI DI PT. MASSCOM GRAPHY DALAM UPAYA MENGENDALIKAN TINGKAT KERUSAKAN PRODUK MENGGUNAKAN ALAT BANTU STATISTIK
PT.  MASSCOM GRAPHY TBK

III.      PERSONALIA
            PELAKSANA           : RACHMAD FADLI
                          Mahasiswa Universitas Gunadarma, Fakultas Teknologi Industri, Jurusan Teknik Industri, Semester 5 (lima), Depok.
            PEMBIMBING         : ………………………..
                                                  Staf pengajar pada jurusan Teknik Industri,
                                                  Fakultas Teknologi Industri, Universitas
                                                  Gunadarma, Depok.

IV        Latar Belakang
   Dewasa ini perkembangan bisnis meningkat semakin pesat meskipun berada dalam kondisi perekonomian yang cenderung tidak stabil. Hal tersebut memberikan dampak terhadap persaingan bisnis yang semakin tinggi dan tajam baik dipasar dosmetik maupun internasional. Setiap usaha dalam persaingan tinggi dituntut untuk selalu berkompetisi dengan perusahaan lain didalam industri yang sejenis. Salah satu cara agar bisa memenangkan kompetisi atau paling tidak bertahan didalam kompetisi tersebut adalah dengan memberikan perhatian penuh terhadap kualitas produk yang dihasilkan oleh perusahaan.
Permasalahan kualitas telah mengarah pada taktik dan strategi perusahaan secara menyeluruh dalam rangka untuk memiliki  daya saing dan bertahan terhadap persaingan global dengan produk perusahaan lain (La Hatani, 2007). Kualitas suatu produk bukan suatu yang serba kebetulan . Kualitas dapat diartikan sebagai tingkat atau ukuran kesesuaian suatu produk pemakainya, dalam arti sempit kualitas diartikan sebagai tingkat kesesuaian produk dengan standar yang telah ditetapkan (Juita alisjahbana, 2005). Kenyataan di lapangan menunujukkan bahwa perusahaan yang sukses dan mampu bertahan pasti memiliki program mengenai kualitas, karena melalui program kualitas yang baik akan dapat secara efektif mengeliminasi pemborosan dan meningkatkan kemampuan bersain perusahaan.
Tujuan utama dari suatu perusahaan pada dasarnya adalah untuk memperoleh laba yang optimal sesuai dengan pertumbuhan perusahaan  dalam jangka panjang. Namun, disamping itu tuntutan konsumen yang senantiasa berubah menuntut perusahaan agar lebih fleksibel dalam memenuhi kebutuhan dari konsumen. Hal ini menyebabkan perusahaan harus dapat mempertahankan kualitas produk yang dihasilkannya atau bahkan lebih baik lagi
PT Masscom Graphy sebagai perusahaan yang bergerak dalam dunia industri percetakan dan penerbitan dalam menjalankan kegiatan bisnisnya telah menerapkan sistem pengendalian kualitas produk. Perusahaan bahkan telah meraih sertifikat ISO 9001 : 2000 dari konsultan RWTUV Jerman pada tahun 2003 dan sertifikat PPGI (Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia) sebagai pengakuan bahwa perusahaan telah menerapkan manberbagai program pengendalian kualitas dilakukan oleh perusahaan sehingga dapat  menghasilkan produk yang baik dan sesuai dengan standar kualitas yang ditetapkan.ajemen mutu yang baik dan sesuai denga pedoman standar mutu yang berlaku.

V.        PERUMUSAN MASALAH
            PT. Masscom Graphy sebagai perushaan yang bergerak dalam industri percetakan dan penerbitan dalam setiap aktivitas produksinya selalu berusaha untuk menghasilkan produk yang berkualitas baik dengan menerapkan standar kualitas produksi. Kegiatan pengendalian kualitas dilakukan mulai dari bahan baku, proses produksi sampai dengan produk akhir dan menekan terjadinya produk rusak dengan filosofi zero defect. Kegiatan pengendalian kualitas tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan metode pengendalian kualitas alat bantu statistik. Adapun perumusan masalah yang akan dibahas dalam penelitian ini adalah sebagai berikut :
1.      Bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas di PT. Masscom Graphy dalam upaya menekan tingkat kerusakan produk
2.      Jenis kerusakan apa saja yang terjadi pada produk yang diproduksi oleh PT. Masscom Graphy
3.      Faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan  pada produk yang diproduksi PT. Masscom graphy
4.      Alat bantu apa yang diperlukan untuk pengendalian kualitas pada produk yang diproduksi oleh PT. Masscom Graphy
5.       
VI.    Tujuan Penelitian
Tujuan penulisan berisikan hal-hal yang ingin dituju dalam penulisan proposal kerja praktek ini. Berikut ini adalah tujuan penulisan proposal kerja praktek yang dilakukan pada PT. Masscom graphy.
1.    Untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan pengendalian kualitas di PT.   Masscom graphy dalam upaya menenkan tingkat kerusakan produk.
2.    Mengetahui jenis-jenis kerusakan yang terjadi pada produk yang dihasilkan oleh PT. Masscom graphy
3.    Mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kerusakan pada produk yang dihasilkan oleh PT. Masscom graphy.
4.    Untuk mengetahui bagaimana penerapan alat bantu statistik dalam mengendalikan kualitas produk PT. Masscom graphy dan menekan terjadinya kerusakan produk.

VII.  Batasan Penelitian
        Batasan penelitian merupakan batasan-batasan pada penulisan proposal kerja praktek mengenai pengendalian kualitas produksi di PT. MASSCOM GRAPHY dalam upaya mengendalikan tingkat kerusakan produk menggunakan alat bantu statistik agar pembahasan tidak menyimpang dari permasalahan yang ada. Batasan penelitian pada proposal kerja praktek sebagai berikut.
1.    Penelitian hanya melakukan analisis pengendalian kualitas
2.    Metode yang digunakan hanya statisica process control (SPC) dan statistica qaulity control (SQC)


VIII. Landasan Teori
Landsan teori berisi teori-teori yang sudah ada untuk menunjan penulis dalam melakukan kerja praktek yang akan dilakukan pada PT. MASSCOM GRAPHY. Berikut adalah landasan teori pada proposal kerja praktek ini.

VIII.2 Definisi Kualitas
 Kualitas adalah  derajat atau tingkat dimana produk atau jasa tersebut mampu memuaskan keinginan dari konsumen. Faktor utama yang menentukan kinerja suatu perusahaan adalah kualitas barang atau jasa yang dihasilkan. Produk dan jasa yang berkualitas adalah produk dan jasa yang sesuai dengan apa yang diinginkan konsumennya. Kualitas produk atau jasa akan dapat diwujudkan apabila orientasi seluruh kegiantan perusahaan atau organisasi tersebut berorientasi pada kepuasan pelanggan. Kualitas pada industry manufaktur selain menekankan pada produk yang dihasilkan, juga perlu diperhatikan kualitas pada proses produksi. Kegiatan pengendalian kualitas pun tidak hanya meliputi penetapan standar produk atau proses dari pihak produsen, melainkan standar yang ditetapkan produsen harus sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan dan diharapkan oleh konsumen (Ariani, 2003).
Kualitas menjadi faktor dasar keputusan konsumen untuk mendapatkan suatu produk, karena konsumen akan memutuskan untuk membeli suatu produk dari perusahaan tertentu yang lebih berkualitas dari pada saingan-sainganya. Alasan-alasan mendasar pentingnya kualitas sebagai strategi bisnis adalah sebagai berikut (Purnomo, 2004):
1.        Meningkatkan kesadaran konsumen akan kualitas dan orientasi konsumen yang kuat akan penampilan kualitas.
2.        Kemampuan produk.
3.        Peningkatan tekanan biaya pada t enaga kerja,energi dan bahan baku.
4.        Persaingan yang semakin intensif.
5.        Kemajuan yang luar biasa dalam produktivitas melalui program keteknikkan kualitas yang efektif.

VIII.3 Faktor yang Mempengaruhi Mutu
Ada faktor-faktor yang mempengaruhi mutu suatu barang. Menurut Assauri (2008), mutu ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu (Assauri, 2008):

1.      Fungsi suatu barang
Suatu barang yang dihasilkan hendaknya memerhatikan fungsi untuk apa barang tersebut digunakan atau dimaksudkan, sehingga barang-barang yang dihasilkan harus dapat benar-benar memenuhi fungsi tersebut.
2.      Wujud Luar
Salah satufaktor yang penting dan sering digunakan olah konsumen dalam melihat suatu barang pertama kalinya, untuk menentukan mutu barang tersebut adalah wujud luar barang itu.
3.      Biaya barang tersebut
Umum nya biaya dan harga suatu barang akan dapat menentukan mutu barang tersebut. Hal ini terlihat dari barang-barang yang mempunyai biaya mahal, dapat menunjukkan bahwa mutu barang tersebut relative baik.

VIII.4 Dimensi Kualitas
            Dimensi ini digunakan untuk melihat dari sisi manakah kualitas akan dinilai. Ada beberapa dimensi kualitas untuk industry manufaktur dan jasa. Berikut akan dijelaskan pada table dibawah ini (Ariani, 2003).
Tabel 2.1 DimensiKualitas
Dimensi
Keterangan
Performance
Kesesuaian produk dengan fungsi utama produk sendiri atau karakteristik operasi dari suatu produk.
Feature
Ciri khas produk yang membedakan dari produk lain yang merupakan karakteristik pelengkap dan mampu menimbulkan kesan yang baik bagi pelanggan.
Reability
Kepercayaan pelanggan terhadap produk karena kehandalannya atau karena kemungkinan kerusakan yang rendah.
Conformance
Yaitu kesesuaian produk dengan syarat atau ukuran tertentu atau sejauh mana karakteristik desain dan operasi memenuhi standar yang telahditetapkan.
Durability
Tingkat ketahanan produk atau lama umur produk.
Serviceability
Kemudahan produk itu bila akan diperbaiki atau kemudahan memper oleh komponen produk tersebut.
Aesthetic
Yaitu keindahan atau daya tarik produk tersebut.
Perception
Fanatisme konsumen akan merek suatu produk tertentu karena citra atau reputasi produk itu sendiri.

VIII.5  Pengendalian Kualitas
Pengendalian kualitas adalah upaya dalam menjaga kualitas dari produk yang dihasilkan agar sesuai dengan spesifikasi produk yang telah ditetapkan berdasarkan kebijakan perusahaan. tujuan pengendalian kualitas adalah supaya produk dapat berfungsi sesuai dengan apa yang diinginkan yang nantinya akan memberikan kepuasan konsumen, untuk mengetahui apakah segala sesuatunya berjalan sesuai dengan rencana yang ada, dan untuk mengetahui telah dijalankan secara efisien atau belum dan apakah mungkin didalam perbaikan (Assauri, 2008).
Pengendalian kualitas memerlukan pengertian dan perlu dilaksanakan oleh perancang, bagian inspeksi, bagian produksi sampai pendistribusian produk ke konsumen. Aktivitas pengendalian kualitas pada umumnya meliputi kegiatan-kegiatan berikut (Purnomo, 2004):
1.    Pengamatan terhadap performansi produk atau proses.
2.    Membandingkan performansi yang ditampilkan dengan standaryang berlaku.
3.    Mengambil tindakan-tindakan bila terdapat penyimpangan-penyimpangan yang cukup signifikan, dan jika perlu perlu dibuat tindakan-tindakan untuk mengoreksinya.

















IX.             Jadwal Kegiatan
Berikut adalah jadwal kegiatan penelitian ilmiah yang akan dilakukan pada PT MASSCOM GRAPHY
Tabel 1 Jadwal Kegiatan Kerja Praktek
NO
KEGIATAN
Juli
2016
Agustus 2016
M3
M4
M1
M2
1
Persiapan ke lapangan, pengenalan dengan staff, karyawan, serta lingkungan



2
Mempelajari gambaran umum perusahaan



3
Melakukan wawancara dengan pihak yang terkait


4
Mengidentifikasi masalah-masalah yang terjadi pada proses perancangan hingga produksi


5
Pengumpulan data yang dibutuhkan

6
Pemeriksaan hasil pengambilan data saat kerja praktek



7
Menyusun laporan penelitian ilmiah










            Pembuatan jadwal tersebut hanya bersifat sementara dan merupakan sebuah usulan yang dapat berubah sesuai dengan keadaan, semua keputusan kami serahkan pada kebijaksanaan perusahaan, namun kami berharap PT MASSCOM GRAPHY dapat mempertimbangkan usulan tersebut.
Keterangan :
M 1      : Minggu Pertama
M 2      : Minggu Kedua
M 3      : Minggu Ketiga
M 4      : Minggu Keempat


X.                Prosedur Kerja Praktek
Kerja praktek yang akan dilakukan memiliki beberapa prosedur yang bertujuan untuk mengetahui tahapan-tahapan kerja praktek. Berikut ini adalah tahapan prosedur kerja praktek yang akan dilakukan.
1.        Pelaksanaan kerja praktek dibagi kedalam beberapa tahapan kegiatan, yaitu sebagai berikut:
a.       Pengarahan pelaksanaan kerja praktek oleh dosen pembimbing.
b.      Pelaksanaan kegiatan kerja praktek di lapangan.
c.       Pembuatan laporan kerja praktek beserta bimbingan.
2.        Pihak perusahaan memiliki wewenang penuh kepada mahasiswa  untuk memberikan pendidikan berupa pengetahuan aplikatif di dalam perusahaan pada proses pelaksanaan kerja praktek.
3.        Apabila kerja praktek di lapangan telah selesai, mahasiwa wajib membuat laporan kerja praktek yang dibimbing oleh dosen pembimng.

X.1      Lokasi dan Waktu Kerja Praktek
Kegiatan kerja praktek ini akan dilakukan pada bulan Juli 2016. Lokasi kerja praktek yang akan dilaksanakan adalah di PT MASSCOM GRAPHY.
X.II     Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang digunakan pada kerja praktek ini adalah sebagai berikut:
1.        Studi Lapangan
Studi lapangan yang dilakukan pada kerja praktek ini meliputi pengamatan, peninjauan dan mempelajari langsung proses produksi yang dihasilkan oleh PT MASSCOM GRAPHY
Penulisan ilmiah ini tentunya membutuhkan data-data dari PT MASSCOM GRAPHY. Data yang dibutuhkan antara lain:
a.       Profil tentang PT MASSCOM GRAPHY
b.      Proses produksi.
c.       Banyaknya produk yang dihasilkan dalam tiap bulan.
d.      Kendala yang terjadi dalam proses produksi.
e.       Pengendalian kualitas yang diterapkan PT MASSCOM GRAPHY.
f.       Jenis Prodak yang di produksi.

DAFTAR PUSTAKA

1.    Ariani, Dorothea Wahyu. 2003.Pengendalian Kualitas Statistik. Yogyakarta: Andi. Chodariyanti.
2.    Assauri, Sofjan. 2008.Manajemen Produksi. Edisi Revisi.  Jakarta: FE UI.
3.    Purnomo, Hari. 2004. PengantarTeknikIndustri. Yogyakarta: GrahaIlmu.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tugas Softskill pencemaran limbah plastik

Sistem Pemilu Di Indonesia